1. Pastikan File Berisi Fullchain, Bukan Hanya Leaf Certificate
cert.pem alih-alih fullchain.pem (jika menggunakan Let's Encrypt atau Certbot), atau hanya mengekstrak berkas .crt tunggal dari panel SSL penyedia komersial. Jika kamu hanya memasang leaf certificate, proxy hanya akan mengirimkan identitas domain kamu ke klien tanpa membuktikan siapa yang menandatanganinya. Klien yang tidak memiliki daftar intermediate cert di trust store lokalnya otomatis akan memutus koneksi TLS karena menganggap sertifikat tersebut mencurigakan atau diterbitkan oleh pihak antah-berantah.
2. Periksa Urutan Sertifikat di Dalam Bundle
3. Pahami Jebakan AIA Fetching pada Pengujian Manual
4. Uji Handshake Langsung Menggunakan OpenSSL CLI
openssl s_client mensimulasikan handshake TLS murni dan mencetak seluruh rantai sertifikat yang dikirimkan oleh edge proxy ke layar terminal kamu.
Jalankan perintah berikut untuk menginspeksi rantai sertifikat yang disajikan oleh proxy baru kamu:
BASH
openssl s_client -connect domain-kamu.com:443 -servername domain-kamu.com -showcerts < /dev/nulls: (subject domain kamu) dengan penerbit i: (intermediate CA), dan tingkat berikutnya di mana subject adalah intermediate CA tersebut. Jika output hanya menunjukkan satu tingkat sertifikat domain saja, atau memunculkan status Verify return code: 21 (unable to verify the first certificate), itu tanda mutlak bahwa edge proxy kamu belum mengirimkan intermediate certificate ke pengunjung.
