Di mana log vzdump sebenarnya disimpan
/var/log/pve/tasks/. Nama filenya berupa UPID (Unique Process ID), yaitu string yang memuat nama node, PID, waktu mulai, tipe task (vzdump), ID VM, dan user yang menjalankannya. Kamu tidak perlu menghafal formatnya karena pvenode bisa menampilkan daftar dan isinya langsung dari terminal.
Untuk storage tipe directory atau NFS, vzdump biasanya juga menyimpan file .log di samping file arsip backup. Kalau backup gagal di tengah jalan, arsipnya tidak lengkap, jadi log task tetap jadi sumber utama.
BASH
# daftar task backup terakhir di node ini
pvenode task list --typefilter vzdump --limit 10
# baca log lengkap satu task (salin UPID dari daftar di atas)
pvenode task log 'UPID:...'
# cek kapasitas storage yang dipakai untuk backup
pvesm status
# cek apakah VM masih menyimpan lock di konfigurasinya
qm config 101 | grep -i lock
# cek apakah guest agent merespons dan status freeze-nya
qm guest cmd 101 ping
qm guest cmd 101 fsfreeze-status
# pastikan tidak ada proses vzdump yang masih berjalan
ps aux | grep '[v]zdump'101 dengan ID VM kamu.
Membaca alurnya, bukan cuma baris ERROR
TEXT
INFO: starting new backup job: vzdump 101 --mode snapshot --storage <nama-storage> --compress zstd
INFO: Starting Backup of VM 101 (qemu)
INFO: status = running
INFO: backup mode: snapshot
INFO: creating vzdump archive '<path-arsip>'
INFO: issuing guest-agent 'fs-freeze' command
INFO: issuing guest-agent 'fs-thaw' command
INFO: started backup task '<id>'
INFO: 10% (<ukuran> of <total>) ...
INFO: 20% (<ukuran> of <total>) ...
ERROR: <pesan error dari fase yang gagal>
ERROR: Backup of VM 101 failed - <ringkasan error>
INFO: Failed at <waktu>ERROR: Backup of VM ... failed di bagian bawah biasanya hanya pengulangan ringkas. Detail yang berguna sering ada satu atau dua baris di atasnya, atau tersirat dari fase yang tidak pernah tercapai.
Tiga penyebab yang sering tertukar
pvesm status dan lihat kapasitas storage tujuan, bukan hanya disk lokal node. Hal yang sering terlewat adalah retention. Backup lama yang mau dibuang sesuai aturan retention biasanya baru dihapus setelah backup baru selesai, jadi storage butuh ruang untuk satu arsip baru sebelum yang lama dibersihkan. Untuk Proxmox Backup Server, penuhnya datastore punya mekanisme pembersihan sendiri dan perlu dicek di sisi server tersebut.
Lock yang tertinggal kelihatan berbeda. Backup gagal hampir seketika, tanpa progres sama sekali, dan pesannya menyebut VM sedang terkunci, misalnya dengan keterangan backup. Proxmox memasang lock di konfigurasi VM selama backup berjalan supaya operasi lain tidak bentrok. Kalau job sebelumnya terhenti paksa, misalnya karena node reboot di tengah backup atau prosesnya di-kill, lock itu bisa tertinggal. Pola lain adalah dua job yang jadwalnya tumpang tindih, sehingga job kedua menemukan VM masih dikunci oleh job pertama yang sah.
Peringatan sebelum membuka lock: pastikan dulu tidak ada backup yang masih berjalan untuk VM itu. Cek daftar task aktif dan proses vzdump dengan perintah di atas. Kalau yakin lock-nya memang sisa, qm unlock 101 (atau pct unlock untuk container) akan menghapusnya. Perintah ini mengubah konfigurasi VM. Membuka lock saat backup sungguhan masih jalan bisa membuat operasi lain bentrok dengan proses backup tersebut.
Gagal freeze filesystem terjadi di fase guest agent. Kalau opsi QEMU Guest Agent diaktifkan di pengaturan VM, vzdump meminta agent di dalam guest untuk freeze filesystem sebentar supaya data di disk konsisten, lalu thaw lagi. Kalau service agent di dalam guest mati, belum terpasang, atau macet, log biasanya berhenti di sekitar baris fs-freeze dengan pesan timeout atau gagal menjalankan perintah agent. Cek dengan qm guest cmd 101 ping. Kalau tidak ada respons, masalahnya ada di dalam guest, bukan di storage. Setelah backup gagal di fase ini, cek juga fsfreeze-status. Proxmox berusaha melakukan thaw, tapi kalau guest terasa hang, status freeze adalah hal pertama yang perlu dipastikan.
Untuk container LXC, ceritanya sedikit berbeda karena tidak ada guest agent. Mode snapshot di LXC bergantung pada storage yang mendukung snapshot. Kalau storage-nya tidak mendukung, log biasanya mencatat kegagalan mode dan vzdump mencoba mode lain. Jadi pesan semacam itu belum tentu berarti backup gagal total.
Yang gampang disalahpahami
Latihan aman di node lab
- Buat storage tipe directory di disk atau partisi kecil, lalu jalankan
vzdumpmanual ke storage itu sampai penuh. Perhatikan di persen berapa log berhenti dan bagaimana pesan errornya. - Pasang lock secara manual di VM uji, misalnya dengan
qm set <vmid> --lock backup, lalu jalankan backup. Lihat betapa cepatnya ia gagal, kemudian buka lock denganqm unlock. - Aktifkan opsi guest agent di VM, lalu matikan service
qemu-guest-agentdi dalam guest. Jalankan backup mode snapshot dan perhatikan fasefs-freezedi log. - Untuk tiap percobaan, buka log lewat GUI dan lewat
pvenode task log, supaya terbiasa dengan kedua cara.
fs-freeze mengarah ke guest agent. Dengan tiga pola itu, kamu bisa langsung mengecek hal yang tepat.