Apa yang sebenarnya dicek server penerima
- Penerima melakukan lookup PTR pada IP pengirim dan mendapat sebuah hostname, misalnya
mail.example.com. - Penerima melakukan lookup A (atau AAAA untuk IPv6) pada hostname tersebut. Hasilnya harus berisi IP pengirim yang sama.
myhostname, di Exim dari primary_hostname. Tidak semua penerima mewajibkan nama HELO sama persis dengan PTR. Tapi kalau ketiganya selaras (HELO, PTR, dan record A hostname), kita menghilangkan satu alasan email dicurigai.
Kenapa PTR hampir selalu tertinggal saat ganti IP
in-addr.arpa, dan untuk IPv6 di bawah ip6.arpa. Pada kebanyakan VPS dan dedicated server, pemilik blok IP itu adalah provider, bukan kita.
Akibatnya ada beberapa pola yang sering muncul:
- Saat migrasi, semua record di zona domain disalin dengan rapi, tapi PTR tidak ikut karena memang tidak ada di zona itu.
- IP baru dari provider biasanya sudah punya PTR default berupa nama generik. PTR-nya ada, jadi lookup tidak kosong, tapi isinya bukan hostname mail server kita dan tidak lolos FCrDNS.
- Hostname server diganti saat migrasi, tapi PTR dan HELO masih memakai nama lama.
- Server mendapat IPv6 di lokasi baru. MTA mulai mengirim lewat IPv6, padahal PTR hanya disetel untuk IPv4.
Cara memeriksa PTR dan forward-confirmed rDNS
dig, dan semuanya read-only. Ganti contoh IP dan hostname di bawah dengan milikmu.
BASH
# 1. Reverse lookup: IP ini mengarah ke hostname apa?
dig -x 203.0.113.10 +short
# contoh format output: mail.example.com.
# 2. Forward lookup: hostname tadi mengarah ke IP yang sama?
dig mail.example.com A +short
# contoh format output: 203.0.113.10
# 3. Kalau server punya IPv6 dan MTA bisa mengirim lewat IPv6, cek juga
dig -x 2001:db8::10 +short
dig mail.example.com AAAA +short
# 4. Bandingkan dengan resolver publik agar tidak tertipu cache lokal
dig @1.1.1.1 -x 203.0.113.10 +short- Langkah 1 kosong artinya belum ada PTR.
- Langkah 1 berisi nama generik artinya masih memakai PTR default provider.
- Langkah 1 benar tapi langkah 2 menunjuk ke IP lain artinya FCrDNS gagal. Biasanya ini terjadi karena record A hostname masih mengarah ke IP lama.
Cek sekali, checklist perubahan IP, atau monitoring terjadwal
| Pendekatan | Cocok untuk | Kelemahan |
|---|---|---|
| Cek sekali setelah migrasi | Satu server, IP jarang berubah, volume email kecil | Bergantung pada ingatan. Mudah terlewat di migrasi berikutnya |
| Masuk checklist setiap perubahan IP atau hostname | Tim support atau admin yang rutin migrasi, re-provision VPS, atau pindah node | Perlu disiplin dan checklist yang benar-benar dipakai |
| Monitoring terjadwal | Banyak IP pengirim, email transaksional penting, banyak orang bisa mengubah infrastruktur | Perlu dibangun dan dirawat. Alert harus jelas siapa yang menindaklanjuti |
